Menko Luhut, Mari Bersaing Tampilkan Yang Terbaik

Penulis : Candra | Mon, 13 November 2017 - 10:42 | Dilihat : 171
menko-luhut-mari-bersaing-tamp.jpg
Mentri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Jendral (Purn). Luhut Binsar Panjaitan, saat menjadi pembicara di Kuliah Umum UKI yang dilaksanakan di Graha William Soerydjaya, Kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur. (10/11). Foto : Ist

Reformata.com. Jakarta - “kalau mau bersaing, kita harus tampilkan yang terbaik."

Hal itu dikatakan oleh Mentri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Jendral (Purn). Luhut Binsar Panjaitan didepan para  mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), saat menjadi pembicara di Kuliah Umum yang dilaksanakan di Graha William Soerydjaya, Kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur. (10/11).

Perubahan peta perpolitikan di dunia akibat anjlok nya harga minyak Saudi Arabia akan berdampak ke setiap negara termasuk indonesia, oleh karena itu Luhut mengatakan bahwa kita dipaksa harus semakin cerdas agar dapat bersaing di dunia. "Karena ini saya minta mahasiswa UKI agar belajar dan bekerja keras untuk menjadi yang terbaik,” pesannya.

Menghadapi kondisi saat ini dimana negara maju meninggalkan bahan bakar fosil beralih ke solar fosil, dan listrik, Luhut mengatakan  indonesia harus bisa menempatkan diri dalam perubahan geopolitik dunia yang cepat.

"Indonesia punya 17.500 pulau dengan garis pantai sepanjang 54.00 KM dan 300 suku adalah kekayaan Indonesia yang harus dikembangkan khususnya dalam bidang pariwisata, saat ini telah dirancang 10 lokasi wisata berskala Internasional seperti Bali" ungkap Luhut.

Terkait banyaknya isu yang yang mengatakan Luhut B. Panjaitan akan mencalonkan menjadi Wapres tahun 2019 dia menjawab dengan tegas.

“Sudah hentikan saja pertanyaan soal wapres itu, usia saya sudah 70 tahun, saya hanya ingin membuat terbaik bagi bangsa. Menurut saya wapres mendatang usianya tidak jauh dari Bapak Jokowi,” tegasnya

Sementara itu, Rektor UKI Maruarar Siahaan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah sudah melaksanakan sesuai dengan janji dan ke depan semakin ada peningkatan kesejahteraan dan peningkatan pendidikan. Sementara Ketua Yayasan UKI Salman Panjaitan menyampaikan terimakasih atas kedatangan Menkomaritim untuk memberikan kuliah di kampus UKI.

Pelaksanaan kuliah umum kali ini bertepatan dengan peringatan hari pahlawan 10 November mengusung tema "Menimbang-nimbang calon pemimpin bangsa pada pemilihan presiden tahun 2019, suatu renungan dari kampus UKI". Dan diharapkan Fakultas Hukum UKI sebagai bagian institusi pendidikan tinggi secara formal mampu menghasilkan kriteria dan kualifikasi nonnormatif terhadap calon pemimpin bangsa kedepan yang mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan maju.

Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top