Perusahaan Ini Ganti Bayi Yesus Dengan Sosis Di Iklan Produknya

Sun, 19 November 2017 - 13:30 | Dilihat : 222
promosi-produk-perusahaan-ini-.jpg
Gambar kelender perusahaan roti asal Inggris, Greggs menunjukkan adegan tiga orang yang mengelilingi roti sosis di tempat bayi Yesus lahir. Foto : Theguardian.com

Reformata.com. Jakarta - Sebuah perusahaan roti di Ingris yang bernama Greggs mempromosikan produk mereka dalam sebuah iklan dengan mengganti gambar bayi Yesus dengan sebuah sosis.

Seperti yang dirilis di laman Theguardian.com, Rabu, 15 November lalu, gambar kelender itu menunjukkan adegan tiga orang yang mengelilingi roti sosis di tempat bayi Yesus lahir.
Akibatnya, promosi roti itu dianggap sebagai penistaan agama yang memicu kemarahan masyarakat Inggris. Tidak hanya itu kemarahan mereka juga dilampiaskan melalui sosial media Twitter.
Orang-orang Kristen Inggris mengatakan melalui Twitter bahwa iklan tersebut tidak sopan. "Saya senang orang Kristen menggebrak dan Greggs meminta maaf," tulis seorang pengguna Twitter. "Tidak ada agama lain yang bisa membela omong kosong itu." Tulis yang lain seperti yang dikutip Theguardian.com
Kepala eksekutif Asosiasi Kebebasan, Simon Richards dan kelompok penantang sayap kanan, mengklaim bahwa iklan tersebut "sakit" dan memperingatkan jangan pernah berani menghina agama-agama lain. Dalam akun twiternya juga Simon mengajak untuk meboikot @GreggsOfficial untuk memprotes kalender bertemakan anti-Kristen.

Senada dengan itu Aliansi Injili Inggris juga mengkritik perusahaan roti itu, dengan mengatakan bahwa ini adalah tipu muslihat yang tampak tentang "membuat skandal untuk menjual barang panggang".

Greggs merilis gambar tersebut untuk mempromosikan kalender kenaikan harga sebesar 24 pound, yang mulai dijual Senin depan. Keputusan untuk menggunakan gambar yang menggambarkan tiga orang bijak yang mengumpulkan boks berisi gulungan sosis memicu kritik dari pengguna Twitter dan kelompok agama. meski demikian, perusahaan roti Greggs yang berada di kota Newcastle tersebut tetap meminta maaf.

“Kami benar-benar menyesal telah menyebabkan pelanggaran, ini tidak pernah menjadi niat kami,” kata pihak toko roti Greggs melalui seorang juru bicara seperti dikutip Sky News, Kamis (16/11).

Meski demikian, tak sedikit orang-orang yang membela toko roti tersebut dengan menganggapnya telah membuat karya yang kreatif.  Para pembela berpendapat bahwa kalander itu bermaksud bahwa orang-orang mencintai roti Greggs.

Sejak Senin lalu. Kalender itu dijual di beberapa cabang toko roti Greggs di Inggris, menurut Theguardian.com, gambar sampul kalender tersebut menampilkan kue panggang meriah di tas Santa Claus dan menyandang ucapan "Merry Greggsmas". DBS.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top