Seminar Awal Tahun GRI, Hidup Mati Penuh Arti

Penulis : Candra | Tue, 16 January 2018 - 13:33 | Dilihat : 314
seminar-awal-tahun-gri-hidup-m.jpg

Reformata.com. Jakarta - Gereja Reformasi Indonesia(GRI) kembali menggelar seminar awal tahun yang mengangkat tema "Hidup Mati Penuh Arti, dan sub tema Hidup Dalam Waktu". Seminar yang dibawakan Pdt  Bigman Sirait yang juga ketua Dewan gembala GRI itu digelar di Gereja Reformasi Indonesia, Jl. Salemba Raya No.24 AB. Jakarta Pusat. (14/1).

Dalam khotbahnya Pdt. Bigman Sirait mengatakan, Nilai hidup kristen, adalah Kualitas, bukan sekadar kuantitas, itu tertulis di kisah pemuda kaya rindu hidup kekal (Mat 19:16-22), yang melakukan taurat sebagai tuntutan keagamaan tapi tidak terikat dengan Tuhan. Kemudian kisah memanggil nama Tuhan (Matius 7:21) seperti seorang pendeta yang aktif di pelayanan tapi tidak melakukan perintah Tuhan, "Melayani dengan mujizat tapi penuh siasat" ujar Bigman.

"Waktu zaman akhir ini jahat, setan bekerja penuh siasat. Gereja menjadi peniru dengan alasan supaya anak muda dimenangkan, sehingga pendeta memakai pakaian anak muda, tanpa mereka sadari bahwa tidak pakaian yang membuatmu dekat dengan Tuhan, melainkan hatimu" tegas Bigman

Bigman juga menjelaskan, bahwa saat ini realita hidup yang kita jalani adalah agama menjadi budaya, kemudian Iptek (Ilmu Pengetahuan) dijadikan iman dan kebebasan menjadi harapan.

Apa yang diperlukan menghadapi Hidup dalam waktu ini? Pdt. Bigman mengajak agar semua jemaat GRI yang hadir untuk merumuskan ulang tujuan kehidupan kristen dan melayani untuk kemulian Tuhan. "Merumuskan tujuan pelayanan, melayani Tuhan bukan melayani diri dan merumuskan ulang harga kebenaran. Sangkal diri, pikul salib"ujar Bigman.

Tidak penting berapa usia kita , yang penting adalah bagaimana mengisi dan mempertanggung jawabkannya. Tidak penting berapa kayanya kita, tetapi bagaimana kita bisa berbagi. Tidak penting seberapa terkenalnya kita, tetapi yang terpenting Tuhan mengenal kita. "Hidup dalam waktu adalah perlombaan, tidak boleh ada kelengahan" tegas Bigman.

Seminar kedua akan dilanjutkan kembali pada 28 Januari 2017, yang akan mengusung tema “Hidup Mati Penuh Arti : Hidup Kristus, Mati Keuntungan (Filipi 1:21)” yang akan digelar dua kali, yang pertama akan dilaksanakan pada pukul 10;00 WIB di Gereja Reformasi Indonesia, yang beralamatkan di Jl. Salemba Raya No.24 AB, dan dilanjutkan pada Pukul 17;00 yang dilaksanakan di Mal Pacific Place (SCBD), Ruang Mediterania Lt. 1.

*Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top