Sekum PGI, Gereja Harus Berperan Dalam Mendidik Politisi Kristen

Penulis : Candra | Tue, 23 January 2018 - 12:20 | Dilihat : 448
sekum-pgi-gereja-harus-berpera.jpg
Dari kiri ke kanan, Humas PGI, Jeiry Sumampow, Ketua Umum DPP Gerkindo, Efraim Yerry Tawaluja, danPdt. Gomar Gultom, Sekum PGI saat menjadi pembicara di Diskusi Gerkindo. Foto : Candra.

Reformata.com. Jakarta - Proses melahirkan politisi kristen yang cerdas dan berintegritas harus disiapkan sejak dini. Dalam menyiapkannya, peran gereja sangat dibutuhkan. Hal itu dikatakan oleh Sekum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, Pdt. Gomar Gultom dalam diskusi publik yang diselenggarakan Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo), yang mengangkat tema "Bagaimana Menghadirkan Politisi Kristen yang Cerdas dan Berintegritas".

“Gereja harus mempersiapkan warganya menjadi politisi handal yang takut akan Tuhan dan menjadi garam dan terang dunia, gereja juga ikut menyiapkan calon dengan kemampuan dalam proses legislasi, lobby dan menjadi suara kenabian dan benci akan suap” ujar Gomar di Lembaga Alkitab Indonesia, Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat. Jumat (19/01) lalu.

Bukan hanya itu, menurut Gomar gereja juga harus mendidik warganya agar proaktif menjadi pemilih dan vote Education, pemilih cerdas dan bebas.

Gomar menjelaskan, harus disiapkan para politisi kristen yang tangguh dalam menghadapi realitas perpolitikan. Menurutnya, perpolitikan di Indonesia itu sarat kepentingan tansaksional. Politisi tangguh penting agar tidak terjebak money politics dan tindakan yang menghalalkan segala cara.

"Karena itu dibutuhkan ketangguhan sebagai seorang kristiani. Pertama, takut akan Tuhan itu persyaratan paling utama. Integritas seseorang itu diukur dari kesehariannya” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Gomar menegaskan bahwa gereja tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Ketika ikut mendukung calon tertentu atau mengampanyekan calon tertentu, gereja akan kehilangan moral. "Jangan kekuatan moral dicederai dengan materi. PGI mengajak gereja-gereja untuk membebaskan dari kepentingan-kepentingan itu," tegas Gomar.

Sementara itu Ketua Umum DPP Gerkindo, Efraim Yerry Tawalujan mengatakan, diskusi ini merupakan upaya untuk menghadirkan politisi kristen yang cerdas dan berintegritas. Gerkindo ingin memberikan edukasi politik kepada warga gereja, pemimpin-pemimpin kristen, supaya aktif terlibat di politik dengan sasaran akhir mencapai Indonesia sejahtera. Selain Pdt. Gomar Gultom dan Efraim Yerry Tawalujan, hadir pula Humas PGI, Jeirry Sumampow dan Boni Hargens, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI).

*Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top