DPA GBI Prihatin Atas Aksi Teror Yang Melibatkan Anak-Anak

Penulis : Candra | Wed, 16 May 2018 - 14:37 | Dilihat : 222
Tags : Teror

Reformata.com. Jakarta - Aksi teror bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo pada dua hari terakhir melibatkan anak-anak. Menurut catatan kepolisian, setidaknya ada tiga anak berusia di bawah 13 tahun yang dilibatkan dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya.

Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia (DPA GBI) melalui Pdt. Yusuf Suranta Purba, Sekretaris Umum DPA GBI mengatakan sangat prihatin dalam terlibatnya anak-anak bahkan keluarga dalam aksi teror itu.

“Kami sangat prihatin atas kejadian itu, karna menurut saya anak-anak dan remaja yang ikut dalam aksi teror itu tidak selayaknya ikut, karna mereka masih mempunyai masa depan yang mungkin akan menjadi pemimpin bangsa ini, saya berharap kiranya ini terakhir kali aksi teror yang tidak mempunyai tujuan pasti melibatkan anak-anak” ujar Yusuf di Graha Bethel, Jl. Ahmad Yani. Jakarta Pusat. (15/05).

Menurut ia, DPA BGI akan mendorong pemerintah untuk meningkatkan pendidikan mengenai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika di mulai dari Sekolah Dasar.

Dia menambahkan, tidak hanya tanggung jawab pemerintah untuk mengajarkan Keberagaman kepada anak-anak, menurut ia gereja juga harus memberikan pengajaran tentang Cinta kepada Negara Kesatuan Indonesia, yang meliputi keberagaman dan Bhineka Tunggal ika.

Dalam konfrensi pers itu, DPA GBI menghimbau kepada semua Pemuda GBI yang ada di seluruh Indonesia agar menghadiri setiap undangan dari organisasi kepemudaan yang lain dan bisa melibatkan organisasi kepemudaan baik itu kepemudaan dari agama lain, agar terjalin persaudaraan dalam perbedaan.

Dalam pembacaan Pernyataan sikap ini hadir para pengurus DPA GBI seperti Pdt. Goring Abast (Biro Dewasa Muda), Pdt. Andre Imam (Wakil Ketua 1), Pdt. Selnop Padang (Biri Goverment), Pdt. Yusuf Suranta Purba (Sekretaris Umum DPA GBI), Pdt. Tony Tanuwijaya (Wakil Ketua 2), Pdt. Andreas Tuhenay (Biro Networking), Pdt. Ricky Ridho Sinaga (Wakil Ketua 3), dan Pdt. Risdianto (Biro Litbang).

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top