Manajemen

Kairos dan Kronos

Penulis : Harry Puspito |

Tumbur Tobing, SE, MBA

(Managing Partner T&T Management Consultant) ---

SETIAP memasuki tahun yang baru seringkali kita tidak mampu atau bahkan tidak peduli dengan makna waktu. Akibatn

Kita menjadi korban dari penilaian diri sendiri sehingga menjadi poros nilai yang utama untuk menilai di dalam waktu yang terus cepat berlalu. Sehingga waktu menjadi saksi hidup, dan hakim yang adil untuk menelanjangi diri sendiri tanpa kita mampu membela diri.

Itulah paradoks kehidupan di dalam ruang di mana kita diperhadap-an dengan limitasi sehingga ruang gerak diri menjadi penuh dengan dinamika sebagai energi yang tidak mungkin diberhentikan hingga akhir kehidupan kita. Karena ruang menjadi wadah untuk diri mampu menunjukkan eksistensinya sehingga diri mempertontonkan kepada realita hidup, diri ini menjadi terhimpit kepada kekuatan simpul-simpul kehidupan untuk mampu menuju kepada kekuatan memperjuangkan kehidupan dan mendapatkan pengakuan melalui segumpal prestasi, kinerja dan lain sebagainya.  Melalui prinsip teologis inilah kita memasuki fase sejarah kehidupan untuk menelusuri diri.  Lantas bagaiumana dengan perjalanan waktu kan kita lewati?  Bagaimana hubungannya waktu dengan manajemen diri kita? Simak selengkapnya dalam REFORMATA edisi 76

Komentar


Group

Top