Orang Kristen Bisa Kena Santet?

Pdt. Bigman Sirait

Bapak Pengasuh, hampir satu tahun ini saya mengalami penyakit tidak terdeteksi lewat pengobatan medis. Saya sempat tidak bisa bangun dari tempat tidur karena badan begitu lemah. Berat badan saya turun belasan kilo. Selain pengobatan secara medis, saya juga mendapat pelayanan kerohanian, dan ada yang menyampaikan kalau saya kena santet. Kadang dalam pelayanan rohani, bisa dalam waktu beberapa hari semua bisa pulih lagi. Tapi itu berjalan tidak konsisten. Hingga saya memutuskan pergi ke Jakarta untuk ambil waktu pemulihan/istirahat. Di pesawat, badan saya kembali melemah. Kejadian aneh terjadi pada saat pesawat lepas landas dari Bandara Hasanuddin, Makassar. Tubuh saya yang tadinya lemah, tiba-tiba seperti diangkat dan menjadi sehat, normal seperti sebelum sakit. Dan saat ini saya merasa lebih baik, seperti pulih normal. Sebenarnya, apakah ada unsur santet itu? Apakah santet berlaku dalam jarak yang dekat, jika jauh dari pulau tidak akan termakan? Walau saya percaya Tuhan, tapi itu tidak menjamin saya lepas dari santet. Apakah karena saya terlalu lemah, tidak rohani, dan ini hanya ujian? Jika benar karena santet, apa yang harus saya lakukan? Momy Jakarta

MOMY yang dikasihi Tuhan,  mari kita pahami dulu soal sakit penyakit. Sakit pada umumnya dibagi dalam dua aspek yaitu sakit fisik dan psikis. Sakit fisik meliputi penyakit yang organik, artinya organ tubuh manusia, se-perti saraf yang terjepit yang harus dioperasi, atau kerusakan klep jantung yang harus diganti. Untuk penyakit yang organik tidak bisa mengandalkan obat saja, karena pada kondisi tertentu harus dio-perasi untuk penggantian. Tetapi juga bisa kimiawi, yaitu keseimba-ngan gizi atau zat di dalam tubuh, seperti asam urat, kolestrol, dll. Penyakit seperti ini tidak harus dio-perasi tetapi bisa diatasi dengan obat-obatan atau dengan mem-perbaiki pola makan atau pun pola tidur.
Nah, selanjutnya adalah penyakit psikis yang biasa kita sebut gangguan kejiwaan, tetapi ini harus berdasarkan pemeriksaan psikiater, bukan sekadar feno-menanya saja. Di sini juga terma-suk apa yang disebut psikomatik, yaitu seseorang yang selalu merasa sakit pada waktu-waktu atau situasi tertentu, namun dokter tidak menemukan kelainan pada fisiknya. Nah, ini menyangkut sistem pikir atau sugesti seseorang terhadap kondisi dirinya. Jadi, di wilayah penyakit fisik dan psikis ini saja sudah sangat banyak kemung-kinan yang harus dipertimbangkan.
Yang berikut adalah yang banyak dikenal di daerah timur, yaitu terkena “ilmu”, baik hitam maupun putih. Biasanya yang dimaksud dengan ilmu hitam adalah seperti santet, teluh, guna-guna dan berbagai istilah lainnya. Ilmu hitam pada dasarnya adalah usaha me-nyakiti orang yang dibenci lewat perantara dukun hitam. Semen-tara ilmu putih adalah kebalikan-nya, yaitu menolong orang yang terkena ilmu hitam. Kedua aliran ini selalu ada dalam situasi berse-berangan. Namun harus diingat bahwa dalam Alkitab, baik ilmu hitam atau ilmu putih, dilarang. Jangan lupa, iblis juga seringkali tampil sebagai malaikat terang.
Sekarang tentang penyakit yang kamu alami, gejala apakah ini? Saya tidak tahu sejauh mana peng-obatan medis yang kamu mak-sudkan. Apakah sudah melaku-kan tes laboratorium, seperti pe-riksa darah, jantung, dll. Maklum gejala tiba-tiba lemah, atau tiba-tiba merasa begitu kuat, bisa saja terjadi karena gangguan pada tubuh atau juga suasana yang mempengaruhi kondisi psikis. Jadi saya sarankan pemeriksaan lajutan yang menyeluruh. Ini adalah bagian mudah yang bisa segera dikerjakan karena tergantung kesiapan kita saja.
Nah, tentang apakah ada kemungkinan ini santet, bisa saja. Apakah santet itu hanya jarak dekat, tidak bisa lintas pulau, sangat relatif, karena sangat tergantung kepada kemampuan santet seseorang. Ingat, santet itu ilmu dari setan, dan setan bisa saja berbuat jahat lewat pengikut-nya dengan kemampuan lintas pulau. Tetapi yang menjadi persoa-lan adalah apakah kamu betul-betul disantet, atau ini lebih karena suasana psikis? Jadi perlu juga ber-konsultasi kepada psikolog Kristen. Paling tidak ini memberi kejelasan pada berbagai kemungkinan.
Bagaimana jika ini benar-benar santet? Anggap saja dulu ini benar, maka sesungguhnya tidak ada yang perlu ditakutkan. Alkitab mengatakan bahwa Roh di dalam kita (orang percaya) lebih besar dari roh di dalam dunia ini (Yohanes 4: 4). Artinya tidak ada yang bisa mengganggu kita jika kita ada dalam persekutuan yang benar dengan Tuhan, bahkan kuasa maut pun tidak (1 Korintus 15: 50-58). Sebagai manusia tebusan Tuhan, kita adalah umat pemenang. Jadi, orang bisa saja berniat jahat dan coba menyantet kita, namun pasti tidak akan berhasil. Apakah orang Kristen tidak bisa disantet? Nah, yang saya katakan ini penting, orang yang memiliki persekutuan yang baik dengan Tuhan tidak bisa disantet, tetapi orang Kristen bisa saja, yaitu mereka yang tidak memiliki persekutuan yang baik dengan Tuhan.
Momy yang dikasihi Tuhan, jika benar yang kamu alami adalah penyantetan, maka betul, keber-hasilan santet itu adalah bukti kurangnya persekutuan yang baik kamu dengan Tuhan. Persekutuan yang baik ini bukan sekadar berdoa atau ibadah, puasa rutin, melainkan ketulusan dalam percaya dan ketaatan hidup dalam kehendak Tuhan. Jadi, yang perlu diperhati-kan adalah bagaimana kita hidup sesuai kehendak Tuhan. Buat apa rajin ke gereja, berdoa dan puasa, tetapi hidup kita selalu menjadi batu sandungan. Ini namanya hanya ritual, bukan spritual yang benar, yaitu hubungan dengan Tuhan yang tampak dalam perilaku kehidupan kita. Maka, tiap orang yang hidup sesuai kehendak Tu-han, melakukan perintah-perintah Tuhan, tidak menjadi batu sandu-ngan, pasti dia selalu dalam perlin-dungan Tuhan. Bukankah kita ini biji mata Tuhan (gambaran betapa Tuhan amat sangat dekat dan memelihara kita).
Jadi, Momy yang dikasihi Tuhan, tidak ada hal yang terlalu hebat yang harus kamu lakukan, kecuali hidup setiap hari berserah dan melakukan kehendak-Nya sesuai yang kamu baca di Alkitab. Semakin mengasihi Tuhan Allah kita, dan semakin mengasihi sesama seperti diri sendiri, itu berarti kemerdekaan yang hebat pada kamu, dan kamu akan menjadi laskar Kristus yang tangguh, dan santet itu bukan apa-apa.
Selamat memenangkan pertem-puranmu. Hiduplah berbuah, maka apa saja yang kamu minta akan Tuhan kabulkan, termasuk meng-usir kuasa santet, apa pun jenisnya (band. Yohanes 15: 7-8). Percaya-lah, Tuhan Yesus Kristus terus me-nyertaimu, selama kamu didalam kebenaran-Nya.

Recommended For You

About the Author: Pdt Bigman Sirait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *