Nelson Liauw, Anak Hilang Bertemu Kristus

 

Hidup manusia adalah misterinya Tuhan. Tak ada yang tahu hari esok. Realitanya, seorang penjahat sekalipun bisa diubahkan Tuhan menjadi pribadi yang baik dan dipakai dalam misiNya. Kisah anak hilang yang pergi dengan keinginan dunia yang gila, namun tetap dikasihi Bapa untuk pulang dan mendapatkan kasihNya kembali, Itulah yang dialami oleh Nelson Liauw, pria kelahiran Medan ini.

Berawal dari menikmati hidup sesuai nafsu dan keinginan diri sendiri, seperti; berjudi, menjadi ”pengedar” untuk orang-orang khusus, bahkan sempat jadi pemakai obat terlarang, perokok hebat, hingga habis-habisan dan tidak punya apa-apa.  Kebiasaan ini menghantar Nelson tak peduli dengan apapun hingga kesulitan menghampirinya. Putra satu-satunya dari 4 bersaudara ini memasuki titik terendah dalam hidupnya, untuk makan saja begitu sulit. ”Miris, saya bahkan mengambil sisa makanan yang ada di tong sampah. Itulah hidupku saat itu”, kenang  Nelson tak bergeming dalam tarikan nafas haru.  ”Saya mau bekerja apa saja agar bisa makan, ditolak keluarga karena malu dengan perubahan hidupku yang kacau dan nakal. Di titik tersulit inilah kemurahan Tuhan menyentuh hidupku. Kumendapat kasih mengalami arti hidup dalam Kristus”, ungkap Nelson dengan mata berkaca-kaca, merasakan keajaiban terjadi dalam hidupnya.

Proses Hidup Baru

Dalam bimbingan Roh Kudus, Nelson merasakan kerinduan yang dalam untuk berdoa dan membaca Firman Tuhan. Tak ada yang mengajak, namun Nelson merasakan dan meyakini karya Roh Kudus yang menuntunnya untuk berjuang mencari kebenaran dengan mendatangi gereja-gereja. Aktif di semua ibadah gereja, mencari sendiri mentor dan pelayanan. ”Tidak ada gereja yang mengarahkan, tapi mencari sendiri,” ketus Nelson. Roh Kudus memberi ide-ide dalam pelayanan, mengobarkan hati untuk membritakan Injil di pulau-pulau terpencil, maupun wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Nelson membuat kapal dan menangkap ikan, tanpa meminta-minta dari siapapun. Sebaliknya bekerja, melayani, dan membritakan Injil. ”Apapun yang ku miliki, ku mau persembahkan buat Tuhan. Hanya itu kerinduanku”, Kisah Nelson penuh antusias dengan makna mendalam. Nelson pernah menikmati pendidikan di sekolah Alkitab, untuk diperlengkapi menjadi Pemberita Injil, karena semangat itu terus membakarnya. Bekerja sendiri dan membiayai pelayanan sendiri dilakukan Nelson hingga kini. Jatuh bangun namun tetap mendapat kasih karunia untuk bangkit. ”Tuhan mendapat tempat terutama dalam hidupku”, urai  penikmat baca buku, kuliner, berenang dan Jalan-jalan ini serius.

Terbiasa hidup keras dan pantang menyerah membuat Nelson, jadi sosok yang berbeda. Mengenal Kristus dalam hidupnya mengubah motivasi dan tujuan hidupnya. ”Hidupku harus membritakan Injil, supaya mereka yang tak percaya tidak menderita sia-sia di dunia ini”, tutur Nelson berapi-api. Setiap kali mendapat kesempatan bertemu orang, Nelson terus berpikir membangun koneksi dan networking  agar mereka bisa mendengarkan Injil.

Keajaiban Tuhan

Perjalanan panjang seorang diri sebagai pria dewasa akhirnya sepuluh tahun lalu Nelson melepas masa lajangnya dan menikahi Fransisca Eske Katopo. Perempuan Manado yang cinta akan Tuhan. Kini mereka menetap dan melayani bersama di Balikpapan. Hidup yang baru semakin terlihat ajaib dalam karya Tuhan. ”Waktu pernikahanku semua direncanakan sederhana, karena itu yang kami punya. Namun, Tuhan membuat kami terkagum-kagum. Tuhan menyediakan semuanya tercukupi, penuh kemurahanNya,” Nelson kembali mengingat masa-masa menikmati keajaiban kasih Tuhan di pelaminan bersama istri terkasih.

Dengan tekad yang besar, Nelson bersama istri kini membuka pelayanan perintisan bagi suku-suku terabaikan, dan kontekstual  melalui yayasan yang mereka bentuk: Yayasan Kasih Peduli Manusia (KPM). Komitmen hidup bagi Kristus membuat Nelson membiayai pelayanan sendiri dengan tetap bekerja. Perubahan hidup Nelson adalah keajaiban, tak hanya dirasakan pribadi namun terutama keluarga dan para sahabat yang mengenalnya dulu. Perubahan hidup ajaib, kini Nelson menjadi sosok pribadi yang mencintai Tuhan dan sesama. Semangat menginjili terus berkobar.  ” Tuhanmu luar biasa, sanggup mengubahmu,” ungkap keluarga Nelson terkagum atas perubahan hidup Nelson.

Kisah Nelson menjadi saksi kebesaran Tuhan yang mengubahkan siapapun yang dikenanNya. Hidup yang mengalami keajaiban kasih Tuhan, akan terus berkobar-kobar memberitakan Injil. Mengasihi Tuhan dan sesama.

Recommended For You

About the Author: Lidya Wattimena

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *